Presidensial Treshold

Fadli Zon: Harus Pakai Akal Sehat

Pilpres   Senin, 23 Januari 2017 | 15:20 WIB

Fadli Zon: Harus Pakai Akal Sehat - Kantorberitapemilu.com

BKP. Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mendukung kalau  Presidensial Treshold tidak perlu ada lagi.

"Tidak perlu ada lagi. Di situlah makna keserentakan,' kata Fadli Zon di gedung DPR, Senin (23/1) menyikapi dinamika  terkait Presidensial Treshold. Belakangan, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) menginginkan agar ambang batas Presidensial Treshold naik menjadi 30 persen suara sah.

Terkait ambang batas itu suara partai terpecah. Partai Gerindra, , Hanura, PAN dan Demokrat menginginkaN  Presidensial Treshold 0 persen. Sedangkan fraksi lain yakni  PPP,  PKB, PKS, Nasdem, Golkar dan PDIP meminta 25 persen. Dan belakangan PPP meminta 30 persen.


Menurut dia, ambang batas Presidential Treshold  yang dipakai pada pemilu 2014 tidak bisa lagi dipakai alias sudah tutup buku. Apalagi Pemilu dan Pileg nanti dilaksanakan secara serentak maka Presidential Treshiold tidak relevan lagi dipakai.

"Dengan demikian Presidensial Treshold dengan sendirinya tidak ada
karena dua agenda yakni Pilkada dan Pileg dilakukan secara serentak. Kecuali ada dua tahap lagi. Jadi ga usah  ada Presidensial Treshold.  Kita pakai Logikanya, kita pake akal sehat" kata Fadli Zon yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Dengan demikian, menurutnya tidak akan terjadi adanya calon tunggal. Sebab, semua partai bisa mencalonkan kader terbaiknya sebagai presiden.


"Tidak akan ada calon tunggal, Kalau bicara demokrasi berarti tidak ada yang dibatasi dan jangan mempersulit orang untuk menjadi presiden. Dengan demikian setiap orang sama kedudukannya  dimata hukum dan pemerintahan. Dan ini wajib dilaksanakan pemerintah tanpa terkecuali. Termasuk hak dipilih dan memilih," tegas Fadli Zon.[dry]

 


Komentar Pembaca