PRESIDENTIAL TRESHOLD

Banyak Capres Bertarung Parpol Diuntungkan

Pilpres   Senin, 23 Januari 2017 | 21:18 WIB

Banyak Capres Bertarung Parpol Diuntungkan  - Kantorberitapemilu.com

DEMO TOLAK CAPRES DIBATASI/NET

KBP. Salah satu pasal yang mendapat perhatian dalam Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2012, yang menjadi landasan hukum Pemilu 2019 sedang dibahas oleh para legislator di DPR adalah prihal  ambang batas partai politik untuk dapat mengajukan calon presiden atau presidential threshold.

Saat ini suara parpol terkait besaran Presidential Treshold terpecah. Sebagian parpol menginginkan ambang batas parpol untuk mengajukan capres ditiadakan. Sedangkan parpolnya meminta ambang batas dikisaran  25 sampai 30 persen.

Terkait dengan hal itu Pengamat POlitik Universitas Paramadina,  Hendri Satrio mendukung ambang batas tersebut ditiadakan.

Dia beralasan pencalonan presiden harus diberikan sepenuhnya kepada seluruh elemen warga negara tanpa terkecuali. 

"Dengan demikian Presidential Threshold sudah tak relevan untuk diterapkan," kata Hendri Satrio, Senin (23/1).


Sebab terpilih tidaknya capres diserahkan kepada rakyat selaku pemegang suara sah. Lagi pula, dia menambahkan,  semakin banyak capres yang bertarung justru menguntungkan partai politik besar. 

"Pilpres kan kan arena kompetisi. Kalau  makin sedikit lawan semakin enak bagi parpol besar," tegasnya.[dry]


Komentar Pembaca