Verifikasi Faktual Parpol Hanya Buang-Buang Energi, Waktu Dan Anggaran Saja

Pilpres   Selasa, 24 Januari 2017 | 09:23 WIB

Verifikasi Faktual Parpol Hanya Buang-Buang Energi, Waktu Dan Anggaran Saja - Kantorberitapemilu.com

Ilustrasi/Net

KBP. Partai politik yang sudah berbadan hukum dan sudah pernah ikut Pemilu tidak perlu lagi diverifikasi faktual oleh Komis Pemilihan Umum (KPU). Sebab bila dilakukan, itu hanya membuang-buang waktu dan energi saja.

Sebagai penyelenggara, karta Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, KPU seharusnya hanya melakukan verifikasi administrasi, karena verifikasi faktual sebenarnya sudah dilakukan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada saat pendirian partai.   Verifikasi faktual oleh KPUmerupakan bentuk pengulangan kerja yang sifatnya mubazir.

Apalagi, sambungnya, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap UU Pileg 8/2012 sebenarnya juga tidak menegaskan keharusan verifikasi faktual pada parpol yang sudah berbadan hukum. Putusan tersebut hanya menghapus pengecualian verifikasi administrasi bagi partai parlemen.

"Banyak tudingan KPU bekerja amatiran dan bahkan KPU dikalahkan dua partai pada saat sengketa di PTUN. Saya sendiri kurang setuju kalau KPU disebut amatiran, hanya saja beban kerja melakukan verifikasi faktual memang sangat berat, dibandingkan dengan SDM Kemenkumham yang merupakan PNS, tentu SDM KPU agak ketinggalan karena banyak menggunakan tenaga honorer," ungkap Dasco.

Dasco, sebagaimana dilansir Kantor Berita Politik RMOL mengingatkan, agar negara tidak melakukan pemborosan uang hanya untuk melakukan verifikasi faktual terhadap parpol yang berbadan hukum. [ysa]


Komentar Pembaca