Ketua Umum Hanura: Ngapain Sih Pakai Presidential Threshold

Pilpres   Rabu, 25 Januari 2017 | 12:34 WIB

Ketua Umum Hanura: Ngapain <i>Sih</i> Pakai <i>Presidential Threshold</i> - Kantorberitapemilu.com

Oesman Sapta Odang/Net

KBP. Hingga saat ini, parliamentary threshold ataupun presidential threshold masih menjadi perdebatan di Senayan. Perdebatan berlangsung seiring dengan pembahasan revisi UU Pemilu.

Sejumlah fraksi di DPR menginginkan presidential threshold dipertahankan. Sebagian lagi minta ditambah, dan sebagian lainnya minta menjadi nol persen.

Partai Hanura, yang merupakan salah satu partai pendukung pemerintahan Jokowi-JK, termasuk yang tidak mau presidential threshold berbasis perolehan kursi di DPR.

"Ngapain sih pakai treshold-treshold. Nol persen saja‎," kata Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/1).

Oesman memastikan ketidaksetujuannya ini bukan berari ia sedang membuka jalan agar mudah mencalonkan diri sebagai presiden.

"Saya enggak mungkin majulah. Saya enggak mau dan saya tak niat untuk itu. Saya senang di politik bukan di pemerintahan," katanya, yang juga Wakil Ketua MPR ini. [ysa]


Komentar Pembaca