PKS Mau Pemilu Gunakan Sistem Proporsional Terbuka

Pilpres   Kamis, 26 Januari 2017 | 07:07 WIB

PKS Mau Pemilu Gunakan Sistem Proporsional Terbuka - Kantorberitapemilu.com

Ilustrasi/Net

KBP. Pemilihan umum (pemilu) merupakan manifestasi kedaulatan rakyat dalam memilih pemimpin secara demokratis. Untuk itu, rakyat berhak menentukan calon terpilih secara luber dan jurdil, sementara peran parpol menyiapkan calon-calon terbaik untuk dipilih rakyat.

"Dengan jalan pikiran tersebut, maka sistem proporsional terbuka menjadi pilihan yang lebih demokratis," kata Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, dalam FGD Fraksi PKS dengan tema "Pemilu dan Pengokohan Demokrasi di Indonesia," di Ruang Pleno Fraksi, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1).

Jazuli pun menekankan agar  metode alih suara menjadi kursi harus menjamin keadilan dan proporsionalitas suara yang diberikan oleh rakyat dengan kursi yang diperoleh oleh parpol. Karena itu, metode yang paling proporsional adalah Kuota Hare”

Jazuli juga mengingatkan agar alokasi kursi per dapil harus menjamin derajat representasi yang kuat antara wakil dengan rakyat pemilih. Sehingga, tidak boleh terlalu kecil.

"Usul Fraksi PKS 3-10 dapil," ungkap  Jazuli.

Dalam FGD PKS ini, hadir perawkilan dari Kemendagri, Ketua Bawaslu Muhammad, dan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha. [ysa]


Komentar Pembaca