Monopoli Partai Di Media Harus Dicegah

Pilpres   Kamis, 26 Januari 2017 | 12:34 WIB

Monopoli Partai Di Media Harus Dicegah - Kantorberitapemilu.com

Ilustrasi/Net

KBP. Pelaksanaan kampanye harus diatur standarisasinya dengan prinsip keadilan bagi setiap kontestan. Terutama kampanye di media cetak dan elektronik.

"Hal ini untuk menghindari kampanye yang padat modal dan dimonopoli parpol atau elit parpol penguasa media," kata Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, dalam FGD Fraksi PKS dengan tema "Pemilu dan Pengokohan Demokrasi di Indonesia," di Ruang Pleno Fraksi, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1).

Untuk itu, saran Jazuli, untuk menciptakan pemilu yang berkualitas dan demokratis, media kampanye hanya dibolehkan melalui Lembaga Penyiaran Publik yang difasilitasi oleh penyelenggara pemilu.

Jazuli juga menekankan bahwa pemilu merupakan manifestasi kedaulatan rakyat dalam memilih pemimpin secara demokratis. Untuk itu, rakyat berhak menentukan calon terpilih secara luber dan jurdil, sementara peran parpol menyiapkan calon-calon terbaik untuk dipilih rakyat.

"Dengan jalan pikiran tersebut, maka sistem proporsional terbuka menjadi pilihan yang lebih demokratis," kata Jazuli.

Dalam FGD PKS ini, hadir perawkilan dari Kemendagri, Ketua Bawaslu Muhammad, dan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha. [ysa]


Komentar Pembaca