Dingatkan, Demo Bawa Agama Berpotensi Bentuk Negara Teroris

Survei Pemilu   Rabu, 29 Maret 2017 | 16:59 WIB

Dingatkan, Demo Bawa Agama Berpotensi Bentuk Negara Teroris - Kantorberitapemilu.com

KBP. Demonstrasi  merupakan hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan diatur dalam UU. Namun ada demo yang sangat berbahaya dan bisa mengganggu stabilitas negara yakni demo yang mengatasnamakan agama.

Menurut Pengamat POlitik UI, Arbi Sanit pihaknya khawatir kalau aksi mengatasnamakan  agama dibiarkan maka akan menjadi polemik baru bagi bangsa dan negara Indonesia.

Sebab kemungkinan terburuk aksi itu dibiarkan akan terjadi pembentukan negara teroris.


"Negara akan kacau. Orang radikal di luar negeri akan pulang. Dari situ akan ada (peluang) pembentukan negara teroris," ujar Arbi Sanit dalam diskusi "Makin Ketat di Putaran Kedua: Kok Masih Main SARA?" di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/3).

Dia menjelaskan secara detail alasan yang dikemukakannya tersebut. Secara teknis, ujarnya, massa yang datang akan sulit dibendung apalagi datang dari segala penjuru daerah. Pada akhirnya aparat keamanan kewalahan dan kesulitan untuk menghadang ataupun membendung arus massa yang datang, termasuk penyusup dari kelompok radikal.

"Khawatirnya, nanti masuk kekuatan dari luar, ISIS. Lalu, ratusan orang (kelompok teroris) dari Filipina. Dia akan pulang dan berkuasa kalau di sini ada kerusuhan," kata Arbi.

Potensi kekacauan yang ditimbulkan menurut dia  bukan seperti kudeta yang dikhawatirkan Kapolri Jenderal selama ini. Justru menurut Arbi kekacauan bisa lebih parah semacam huru-hara yang terjadi semasa Soeharto berkuasa.

Hadir juga dalam diskusi tersebut Ketua Nurcholish Madjid Society M. Wahyuni Nafis, perwakilan Populi Center Usep S. Ahyar, peneliti LIPI, Amin Mudzakir dan pengamat politik Ray Rangkuti. [dry]


Komentar Pembaca