KRISIS TIMUR TENGAH

Qatar Memilih Opsi Dinginkan Situasi

Internasional   Senin, 12 Juni 2017 | 19:12 WIB

 Qatar Memilih Opsi Dinginkan Situasi - Kantorberitapemilu.com

KBP. Kondisi Qatar paska pemutusan hubungan diplomatik oleh sejumlah negara Timur Tengah terisolir. Menghadapi ketegangan tersebut, pemerintah Qatar memilih jalan menyejukkan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah tidak mengusir warga negara teluk, malah membuka keran selebar-lebarnya kepada mereka untuk tinggal di Qatar.

Pengumuman itu dibuat akhir pekan kemarin, sepekan setelah Arab Saudi dan beberapa sekutunya memutuskan hubungan dengan Qatar dalam krisis diplomatik Teluk yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Langkah sejumlah negara Timur Tengah memutus hubungan diplomatik dengan Qatar dikarenakan tuduhan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan lainnya yang menuduh Qatar mendukung kelompok ekstremis, seperti yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Reuters melaporkan kalau Qatar secara tegas menolak tuduhan tersebut dan tetap membuka pintu bagi upaya penghentian krisis diplomasi tersebut.

Media pemerintah Qatar mengabarkan bahwa Doha tidak mengambil tindakan apapun terhadap penduduk Qatar yang memiliki kewarganegaraan negara-negara yang memutuskan hubungan diplomatik.

Pengumuman ini menjadi semacam angin segar bagi lebih dari 11.000 orang dari Arab Saudi, UEA dan Bahrain yang tinggal di Qatar. [dry]


Komentar Pembaca