VNL India Perkenalkan "Desa Digital" Di Acara Indo-ASEAN ICT Expo 2017

Nasional   Kamis, 07 Desember 2017 | 12:20 WIB | LAPORAN: Darmansyah

VNL India Perkenalkan

KBPRI. Penyedia peralatan dan telekomunikasi berbasis di India, Vihaan Networks Limited (VNL) memperkenalkan rangkaian solusi terbaru untuk jaringan wilayah pedesaan, perusahaan, dan bantuan bencana di Indo-ASEAN ICT Expo 2017 yang diadakan di Sangri-la Hotel, Jakarta hingga 7 Desember.

Dalam acara tersebut, VNL memperkenalkan "Desa Digital" memberikan pertumbuhan ICT dengan menghadirkan konektivitas seluler dan broadband ke wilayah pedesaan dan daerah terpencil di Indonesia.

Selain itu, VNL juga memobilisasi jaringan perusahaan PBX dan meningkatkan produktivitas dengan akses "di mana saja-kapan saja" kepada para pekerja dan pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, juga diperkenalkan ResQMobil untuk memberikan solusi yang tepat waktu dengan perbaikan komunikasi, dan membantu dalam operasi pencarian dan penyelamatan ketika bencana. 

Direktur Pengembangan Bisnis VNL, Karun Kapil mengatakan, proyek di Indonesia ini merupakan kerjasama dengan penyedia layanan satelit Matra Mandiri Prima (MPP) yang berbasis di Indonesia. Menurutnya, proyek ini menjadi penanda keberhasilannya untuk menghubungkan yang belum terhubung.

"Langkah pertama yang kami ambil adalah menyediakan konektivitas kepada 15.000 orang di negara ini. Dan kami berharap jumlahnya meningkat secara signifikan setiap tahun," papar Karun saat mengelar jumpa pers di acara Indo-ASEAN ICT Expo 2017 di Shangri-la Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (6/12).

Karun mengatakan, pihaknya di Indonesia terus berusaha untuk menyediakan jaringan untuk penduduk pedesaan dan daerah terpencil, karena diperkirakan 8000 desa di seluruh negara kepulauan tersebut masih terbengkalai dengan jaringan.

"Proyek VNL ‘Desa Digital’ dengan MPP berhasil memperluas konektivitas ke 33 desa terpencil di Papua dan Sulawesi Barat. Langkah ini memang tergolong kecil, namun cukup signifikan untuk menjembatani kesenjangan digital di negara kepulauan ini," terangnya.

Menurut Karun, VNL juga bekerjasama dengan Bakti sebuah Universal Service Fund untuk membantu mewujudkan impian digital Indonesia. Di India, lanjut Karun, VNL telah berhasil bermitra dengan USOF yang juga sebuah Indian Universal Service Fund untuk menata jaringan seluler terbesar yang ramah lingkungan di kawasan Left Wing Extremism yang berdampak pada lebih dari 22.000 desa di Bhutan, 40 desa di Peru, dan sejumlah desa di Meksiko dan negara-negara di Afrika.

Karun menyatakan, selain konektivitas pedesaan, VNL terus berinovasi dengan mengembangkan solusi untuk konektivitas perusahaan dan manajemen bencana. Selain itu, solusi konektivitas perusahaan milik VNL dirancang untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dari kedua perusahaan perkotaan dan perusahaan di daerah terpencil dalam bentuk jaringan GSM mandiri atau GSM extention untuk jaringan PBX yang telah ada.

"Jenis industri seperti pertambangan dan perkebunan di seluruh Indonesia telah tertarik dengan ini karena akan mendapatkan banyak keuntungan dari platform komunikasi terpadu yang hemat biaya," kata Karun.

Menurutnya, VNL juga meluncurkan ResQMobil sebuah portofolio solusi untuk manajemen bencana yang efektif di perhelatan ICT Expo di Jakarta. ResQMobil milik VNL ini adalah solusi komunikasi, pencariaan, dan penyelamatan darurat yang mudah dibawa, yang sesuai untuk tanggap darurat di lokasi yang terkena bencana dan telah dirancang untuk bekerja dalam berbagai kondisi termasuk bencana alam seperti gempa bumi, badai, banjir dan tsunami.

Lebih lanjut, ResQMobil membantu dengan cepat menyiapkan jaringan seluler mandiri untuk penanggap pertama, pencarian, dan penyelamatan melalui pelacakan lokasi warga yang terkubur dan terluka, serta sekumpulan informasi di seluruh teknologi dan platform untuk membantu memberikan otoritas informasi yang dapat ditindaklanjuti. Ini adalah solusi paling efektif untuk penanganan bencana yang terjadi akhir-akhir ini.

"Selain mengembangkan solusi mobile dan broadband untuk lokasi pedesaan dan daerah terpencil, VNL yang berbasis di India berkembang pesat merancang dan memproduksi jaringan dengan cepat untuk bencana dan situasi darurat. Perusahaan ini juga membuat platform komunikasi yang aman untuk perusahaan perkotaan dan daerah terpencil, serta keamanan dalam negeri. Karya perintis VNL telah banyak dipuji dan meraih penghargaan," demikian Karun. [ian]


Komentar Pembaca