PILKADA KALBAR 2018

Obsesi Harry Sulap Pontianak Jadi Kota Pariwisata Internasional

Pilkada   Jumat, 06 April 2018 | 17:16 WIB | LAPORAN: Hendry Ginting

Obsesi Harry Sulap Pontianak Jadi Kota Pariwisata Internasional - Kantorberitapemilu.com

Harry Daya dan Yandi/Net

KBPRI. Calon Wali Kota Pontianak, Harry A Daya telah membuat program agamis di Pontianak jika kelak terpilih sebagai Walikota Pontianak 2018-2023.

Program tersebut adalah  Festival Tahun Baru Islam atau 1 Muharam.

Menurut calon Wali Kota yang berpasangan dengan Yandi ini, pelaksanaan festival itu akan melibatkan semua unsur kelompok dan paguyuban, majelis, RT, RW, kelurahan.  Dia menegaskan pada intinya  semua pihak akan dilibatkan.

"Kita nanti akan bikin acara yang agamis dan ada juga dengan pawai atau acara turun ke jalan, yang menang mendapat hadiah umrah," kata Harry Daya baru-baru ini.

Dia menegaskan lagi, nantinya semua golongan akan diperlakukan dengan adil. Dalam artian jika memimpin Pontianak yang heterogen ini, semua disilakan merayakan hari besar agama dan budaya masing-masing.

Sebab ujarnya, keberagaman memiliki  efek ganda.  Dan kalau dirawat, pihaknya meyakini,  besar harapan kota Pontianak bisa menjadi kota pariwisata bertaraf internasional. 

"Silakan paguyuban Jawa, Bugis, Sunda, Melayu, Dayak, Madura, Tionghoa, mempersembahkan budaya dan adat istiadatnya," katanya.

Khusus untuk agenda 1 Muharram, meriam karbit akan ikut dibawa dalam iring-iringan pawai.

"Di jalan akan dikawal prajurit-prajurit berseragam khas Melayu dan sesekali diledakan (meriam) di jalan raya. Tentu hanya beberapa saja sebagai magnet daya tarik wisatawan dalam dan luar negeri," pungkas calon Wali Kota Pontianak nomor urut 1 ini. [dry]


Komentar Pembaca