Pemilu 2019

Kyai Sepuh NU Dampingi Caleg Muda Daftar ke DPW PKB Jatim

Pileg   Jumat, 27 April 2018 | 22:07 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Kyai Sepuh NU Dampingi Caleg Muda Daftar ke DPW PKB Jatim - Kantorberitapemilu.com

Nur Faizin di kantor DPW PKB Jawa Timur/Net

KBPRI. Kyai Haji (KH) Fayadl As’ad turun gunung mengantarkan Nur Faizin (Jen), mengembalikan formulir Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke DPW PKB Jawa Timur (Jatim) di Surabaya untuk menjadi caleg Dapil XIV Madura, Kamis (26/4) kemarin.Fayadl As'ad merupakan representasi sosok Kyai sepuh di Madura yang selama ini berkhidmat untuk NU dan PKB.

Pendampingan oleh kiai kharismatik ini secara tersirat memberikan warna baru dalam komposisi caleg muda dan tua mengawal Madura. Jen diantar ke DPW PKB Jatim oleh Fayadl dan rombongan dari kalangan muda NU. Ketua Dewan Syuro PKB Kabupaten Sumenep ini merestui Jen dengan iringan doa.

Sebagai informasi, Jen sendiri aktif di lingkungan NU sebagai Koordinator Wilayah Madura Densus 26 (Pendidikan Khusus Da’i Ahlussunnah wal Jamaah 1926) dan Pengurus Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor. Pendaftarannya sebagai caleg muda dari kalangan NU didukung oleh pelbagai pihak.

Jen dikenal supel sopan, takdim pada Kyai, dan berwawasan luas. Hal itu menjadi pertimbangan keluarga Fayadl merestui Jen mengabdi untuk NU di jalur politik. Hal ini disampaikan Nyai Hj. Zainab Ali Hisyam yang ikut menyertai rombongan.

"Harapan saya Jen bisa mewakili rakyat Madura secara keseluruhan dan membawa kepentingan perempuan Madura yang selama ini masih dianggap marjinal," kata Zainab dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (27/4) malam.

Selain itu, lanjut Zainab, Jen bisa  mengakarkan NU dan PKB utamanya di kalangan milenial. Zainab menambahkan, saatnya sesepuh di Madura mempercayakan kepentingan politiknya pada kalangan muda seperti Jen. "Biar berjalan regenerasi," imbuhnya.

Jen sendiri ketika dimintai keterangan merasa terharu dengan perjuangan Fayadl As'ad. "Walau kesehatan beliau kurang baik, tapi semangatnya sungguh luar biasa," tuturnya.

Kondisi tersebut, ungkap Jen, membuat para pemuda malu. Tak ada alasan bagi jen untuk tidak mengikuti jejak para Kiai seperti Fayadl.

"Saya sebagai santri sami'na wa atoqna pada beliau, pada sosok Kyai. Saya dididik orang tua untuk tunduk pada  guru, pada Kiai. Apapun perintahnya kudu dijalankan. Santre Ngireng Keae. Mohon doanya, insya Allah kalimat sakti ini saya jadikan tagline pencalonan saya," papar Jen.

Rombongan Jen yang berangkat dari Sumenep diterima oleh pengurus DPW PKB Jatim. Fauzan Fuadi selaku ketua LPP DPW PKB Jatim, saat menerima rombongan menyampaikan bahwa anggota legislatif dari PKB harus menomorsatukan kepentingan umat dalam setiap pekerjaannya. [tsr]


Komentar Pembaca