Pemred dan Redpel Obor Rakyat Resmi Mendekam di Lapas Cipinang

Hukum   Rabu, 09 Mei 2018 | 02:23 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Pemred dan Redpel Obor Rakyat Resmi Mendekam di Lapas Cipinang - Kantorberitapemilu.com

Setyardi Budiono dan Darmawan Sepriyosa/Net

KBPRI. Pemimpin Redaksi (Pemred) Obor Rakyat Setyardi Budiono dan Redaktur Pelaksana (Redpel) Darmawan Sepriyosa diamankan tim Intelijen Kejaksaan Agung gabungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat, Selasa (8/5) malam.

Setyardi diamankan di daerah Gambir sedangkan Darmawan diamankan di daerah Tebet Timur.

"Kami telah mengamankan yang bersangkutan dalam rangka menjalankan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Yang bersangkutan telah melaksanakan haknya dalam melakukan upaya hukum baik melalui Banding dan Kasasi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Mohammad Rum di Jakarta, Selasa (8/5) malam.  

Selanjutnya, kedua terpidana dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang untuk menjalani hukuman. Setyardi dan Darmawan dijatuhi pidana delapan bulan penjara oleh Mahkamah Agung (MA) karena terbukti melakukan penistaan dengan tulisan terhadap Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu.

Pada pertengahan 2014, Setiyardi dan Darmawan dilaporkan atas tuduhan penghinaan dan fitnah terhadap Jokowi melalui tabloid Obor Rakyat. Tabloid itu disebarkan ke masjid-masjid dan pondok pesantren di sejumlah daerah di Pulau Jawa. SAlah satu konten koran tersebut, menyebut Jokowi sebagai keturunan Tionghoa dan kaki tangan asing.

Keduanya kemudian dihadapkan ke muka persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Mereka didakwa melanggar Pasal 310 ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [tsr]


Komentar Pembaca