PILPRES 2019

Partai Golkar Tidak Beriman kepada Elektabilitas

Analisis   Rabu, 09 Mei 2018 | 13:54 WIB | LAPORAN: Hendry Ginting

Partai Golkar Tidak Beriman  kepada Elektabilitas - Kantorberitapemilu.com

Ridwan HIsjam/net

KBPRI. Partai Golkar tidak pernah beriman kepada elektabilitas dan hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei.

Demikian penilaian politisi Golkar  Ridwan Hisjam seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (9/5).

"Kami beriman dan bertakwa kepada Allah SWT bukan kepada elektabilitas," tegasnya.

Hal itu disampaikannya terkait ramainya perang elektabilitas seseorang dan parpol yang dikeluarkan oleh beberapa lembaga survei. Hasilnya pun sudah pasti berbeda-beda.

Namun hal tersebut bukan berarti dia tidak percaya riset secara ilmiah, melainkan hasil akhirnya ada dalam pemilu yang sebenarnya.

"Saya bukan tidak percaya pada survei, saya ini lulusan ITS yang dulu juga melakukan survei. Tapi untuk hal ini kita lebih percaya kepada Allah dan hari H Pemilu," bebernya.

Dia pun merujuk pada fenomena Pilkada DKI Jakarta di mana hampir setiap lembaga survei menyatakan elektabilitas Ahok-Djarot tinggi, kalau pun kalah hanya selisih 3 persen.

"Ternyata hari H bagaimana, Ahok kalah sampai 15 persen lebih selisihnya," pungkas Anggota Komisi VII DPR ini. [dry]


Komentar Pembaca