MUI Imbau Hindari Ujaran Kebencian dalam Dakwah Ramadhan

Nasional   Jumat, 11 Mei 2018 | 04:28 WIB

MUI Imbau Hindari Ujaran Kebencian dalam Dakwah Ramadhan - Kantorberitapemilu.com

Media Sosial/Net

KBPRI. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu Prof. Zainal Abidin mengatakan, dakwah pada bulan Ramadhan harus memberi pencerahan kepada umat, tidak bermuatan ujaran kebencian, politik, dan muatan negatif lainnya.

"Dakwah harus mendidik, benar-benar membina, mencerahkan umat sehingga dakwah dapat membangun mental dan pengetahuan umat terhadap Islam," katanya dalam rapat pleno MUI Palu, Kamis (10/5).

Menurut Zainal yang juga pakar pemikiran Islam modern, dalam menyampaikan dakwah hendaknya mempertimbangkan situasi dan kondisi, serta dinamika yang terjadi di masyarakat.

"Dakwah harus mampu menjawab problem masyarakat khususnya problem yang dihadapi oleh umat Islam di Palu," ujarnya.

MUI akan menurunkan puluhan penceramah di delapan kecamatan se-Kota Palu pada bulan Ramadhan.

"Ini akan berlangsung selama empat malam berturut-turut di bulan Ramadhan. Satu malam sepuluh masjid yang dikunjungi," jelas Zainal.

Ketua Dewan Penasehat MUI Palu H. Syamsuddin Oemar menambahkan, dakwah-dakwah Islam harus terus ditingkatkan di masyarakat. Dia menginginkan agar kegiatan MUI tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang berbau politik.

Menurutnya, MUI harus menjadi panutan dan simbol dari Kota Palu lewat kegiatan-kegiatan pembinaan yang dilakukan.

"Kegiatan keagamaan yang dilakukan isinya tentang pembinaan masyarakat dan harus bisa menjadi representasi Kota Palu sehingga bisa menjadi simbol," imbuh Syamsuddin, seperti dilansir Antara. [wah]


Komentar Pembaca