15 Calon DPD dari NTT Lolos Verifikasi

Politik   Senin, 14 Mei 2018 | 13:13 WIB | LAPORAN: Wahyu Sabda Kuncahyo

15 Calon DPD dari NTT Lolos Verifikasi - Kantorberitapemilu.com

KPU/Net

KBPRI. Sebanyak 15 orang dari 41 bakal calon anggota DPD RI daerah pemilihan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) lolos proses verifikasi administrasi.

"Ada 15 bakal calon yang sudah lolos verifikasi administrasi. 21 bakal calon lainnya masih harus melakukan perbaikan," jelas Ketua KPU Provinsi NTT Maryanti Adoe di Kupang, Senin (14/5).

"Untuk 15 orang bakal calon ini tidak perlu melakukan perbaikan tetapi langsung masuk pada tahapan verifikasi faktual yang dimulai 30 Mei 2018," tambahnya.

Sementara, 21 bakal calon harus melakukan perbaikan mulai 14-20 Mei 2018.

Untuk proses verifikasi faktual yang dilakukan antara lain mencocokkan identitas pendukung pada data soft copy, hard copy dan foto copy KTP-el atau surat keterangan. Jika salah satu tidak cocok maka bakal calon yang bersangkutan dianggap tidak memenuhi syarat (TMS).

Selain itu, jika petugas menemukan ada pendukung berusia di bawah 17 tahun pada 22 April 2018 ke atas juga akan digugurkan, kecuali sudah menikah.

Verifikasi lain adalah tanda tangan pendukung. Jika tidak ada tanda tangan pendukung pada hard copy dan atau ada pendukung yang berstatus PNS, TNI, Polri, kepala desa, perangkat desa dan penyelenggara. Jika tanda tangan di hard copy dengan di KTP-el berbeda maka akan dilakukan klarifikasi.

"Dari hasil verifikasi inilah bakal calon yang lolos akan diberikan kesempatan untuk mendaftarkan diri sebagai calon DPD dan ditetapkan menjadi calon," imbuhnya.

Adapun, 15 bakal calon yang lolos tidak perlu melakukan perbaikan dukungan adalah Agustinus Lesek, Phil Nobertus Jegalus, Lusia Adinda Dua Nurak, Syafrudin Atasoge, Frans Salem dan Hilda Manafe. Kemudian Johanes F Riberu, Marthinus J.E. Medah, Hyronimus A Fernandez, Karel Jani Mboeik, Abraham P Liyanto, Jimmi W B Sianto, Mertinus Siki, Ventje J R Abanit, dan Yermias Ndoen. [wah]


Komentar Pembaca