BOM BUNUH DIRI SURABAYA

Pengusaha Sam Aliano Bikin Sayembara Berhadiah Rp1 Miliar Untuk Bekuk Pentolan Jaringan Teror

Hukum   Selasa, 15 Mei 2018 | 09:27 WIB | LAPORAN: Hendry Ginting

Pengusaha Sam Aliano Bikin Sayembara  Berhadiah Rp1 Miliar Untuk Bekuk Pentolan Jaringan Teror - Kantorberitapemilu.com

Sam Aliano/net

KBPRI. Giliran pengusaha mengutuk keras aksi anarkisme mulai dari aksi penyanderaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, hingga aksi teror bom bunuh diri di Surabaya.

Bahkan pengusaha muda Sam Aliano mengutuk keras aksi  teroris. Mulai dari aksi penyanderaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, hingga aksi teror bom bunuh diri di Surabaya.

Ia bahkan menantang kelompok teror dari negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) untuk berdebat dengan dirinya.

"Saya tidak takut dengan ISIS. Kalau berani lawan saya saja, jangan lawan warga sipil yang tidak bersalah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (14/5).

Sam yang menyatakan diri ingin maju sebagai capres ini juga meminta masyarakat tetap tenang dan ikut berpartisipasi dalam memerangi teroris dan membantu pihak kepolisian jika ada kejanggalan di lingkungan sekitar.

Dia bahkan telah menyiapkan hadiah berupa uang sebesar Rp1 miliar kepada warga yang bisa memberikan informasi kepada Polisi terkait pemimpin utama jaringan kelompok teroris.

"Saya ingin teroris di gantung di Monas, saya akan berikan Rp1 miliar hadiah kepada warga yang bisa menyerahkan teroris kepada pihak kepolisian 1x24 jam. Saya harap segera tertangkap sebelum otak utama teroris kabur ke luar negeri," ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Pengusaha Indonesia Muda tersebut juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak Kepolisian dan pihak Intelijen Indonesia. Dia menilai kedua lembaga ini sebagai pahlawan yang telah menciptkan rasa aman bagi masyarakat Indonesia.

Di sisi lain untuk pelaku aksi teror bom di Surabaya, Sam menilai mereka adalah orang yang tidak beragama.

"Perbuatan ini tidak dilakukan oleh orang yang beragama Islam, perbuatan ini dilakukan oleh ISIS, ISIS adalah Al-qaeda," pungkasnya. [dry]


Komentar Pembaca