PPP Ingin Mengulang Sejarah dengan PDIP

Pilpres   Selasa, 15 Mei 2018 | 16:10 WIB

PPP Ingin Mengulang Sejarah dengan PDIP   - Kantorberitapemilu.com

PPP/Net

KBPRI. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengapresiasi pernyataan Presiden Joko Widodo menyebut ketumnya Romahurmuziy pantas menjadi calon wakil presiden karena berlatar belakang santri dan memiliki intelektual tinggi. Hal itu merupakan kode keras bagi partai Kabah.

"Kode keras," singkat Sekjen PPP Arsul Sani usai penutupan Workshop Nasional DPRD Fraksi PPP di Ancol, Jakarta, Selasa (15/5).

Sementara, Rommy sendiri menyatakan bahwa pernyataan Jokowi tersebut adalah bagian dari kecintaan Jokowi terhadap partainya.

"Alhamdulillah, dalam dua tahun terakhir memang kebetulan beliau paling banyak berkunjung di PPP. Tentu saya menghargai dan mengapresiasi apa yang telah disampaikan presiden sebagai sebuah apresiasi juga dari presiden kepada PPP yang selama ini terus berikhtiar kepada masyarakat apa yang sudah beliau lakukan kepada bangsa ini," jelasnya.

Karena itu, PPP akan semakin meneguhkan ikatan emosional dengan Jokowi untuk bersama-sama memenangkan Pilpres 2019. Sebagaimana dulu ketum PPP pernah menjadi calon wapres untuk Ketum PDI perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Ini adalah keinginan dan ekspresi dari kader PPP untuk mengulangi sejarah sesungguhnya," kata Rommy.

Meski demikian, dia menekankan bahwa apapun yang menjadi ekspresi kader pada akhirnya akan didiskusikan bersama dengan seluruh pimpinan parpol koalisi pendukung Jokowi.

"Insya Allah baru akan dilangsungkan setelah pilkada, bahkan mungkin setelah pendaftaran tanggal 10 Juli," imbuh Rommy, dikutip RMOL. [wah]


Komentar Pembaca