Lebih 50 Duta Besar Boikot Pemindahan Kedutaan AS ke Yerusalem

Internasional   Selasa, 15 Mei 2018 | 23:56 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Lebih 50 Duta Besar Boikot Pemindahan Kedutaan AS ke Yerusalem - Kantorberitapemilu.com

Kedubes AS di Yerusalem/Net

KBPRI. Sebanyak 54 dari 86 Duta Besar untuk Israel memboikot peresmian Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Yerusalem. Seperti dilansir Haaretz, sebagian besar negara Uni Eropa tidak berpartisipasi dalam acara yang dibuat oleh Israel karena sikap mereka jelas dan tegas menolak pemindahan Kedutaan AS tersebut.

Duta Besar Rusia, Mesir, India, Jepang, dan Meksiko adalah beberapa negara yang menolak menghadiri perayaan itu. Menurut Haaretz, 32 duta besar yang berpartisipasi dalam upacara tersebut, termasuk empat negara Uni Eropa seperti Austria, Hongaria, Rumania, dan Republik Ceko.

Selain itu, ada lima negara Eropa yang bukan anggota Uni Eropa seperti Albania, Makedonia, Serbia, Ukraina, dan Georgia. Sedangkan 12 negara Afrika menghadiri upacara tersebut yaitu Angola, Kamerun, Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo, Pantai Gading, Kenya, Sudan Selatan, Tanzania, Ethiopia, Nigeria, Zambia, dan Rwanda. Dari Amerika Tengah, Republik Dominika, El Salvador, Guatemala, Panama, dan Honduras.

Sedangkan dari Amerika Selatan hanya Paraguay dan Peru yang berpartisipasi. Empat negara Asia menghadiri perayaan itu antara lain Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Kedutaan AS dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem pada hari Senin. Delegasi AS tiba di Israel pada Minggu pagi dipimpin oleh putri Presiden AS Donald Trump, Ivanka Trump dan suaminya Jared Kushner, juga Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

Pada 6 Desember 2017, Trump mengumumkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Hal itu memicu kemarahan dunia dan umat Muslim. [tsr]


Komentar Pembaca