PILPRES 2019

Kalau Poros Ketiga Usung Gatot, Pilpres Berlangsung Dua Putaran

Analisis   Rabu, 16 Mei 2018 | 11:46 WIB | LAPORAN: Hendry Ginting

Kalau Poros Ketiga Usung Gatot,  Pilpres Berlangsung Dua  Putaran  - Kantorberitapemilu.com

Pangi Syarwi Chaniago/net

KBPRI. Kehadiran poros ketiga  dinilai bakal menjadi ancaman serius bagi petahana Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menyebut bahwa kehadiran poros ketiga itu bisa membuat skema pilpres seperti Pilkada DKI 2017 lalu.

“Saya kira kalau pilpres dua putaran, besar kemungkinan Jokowi bakal kalah. Dugaan saya, skema yang terjadi di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu kemungkinan bisa terulang,”  kata Pangi seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/5).

Dalam skema ini, menurutnya akan ada kemungkinan poros kedua dan ketiga bergabung di putaran kedua melawan Jokowi. Apalagi, kedua poros ini mengangkat tema yang sama, yakni perubahan di pucuk pimpinan bangsa ini.

Skema ini mirip dengan Pilkada DKI lalu saat pemilih AHY berpindah ke lawan petahana di putaran kedua.

“Jadi intinya, asal bukan Jokowi," tegasnya.

Praktis jika poros ketiga terbangun, kepanikan luar biasa akan dirasakan oleh kubu petahana saat ini. Pangi memprediksi, jika poros ketiga mengusung nama mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo, maka hampir pasti pilpres akan berlangsung dua putaran.

"Jadi sekali lagi, kalau pilpres dua putaran dan calon yang diusung poros ketiga adalah Gatot, maka Jokowi bisa terancam kalah," tandasnya.[dry]


Komentar Pembaca

CBA Nilai Jokowi "Suka Menelan Ludah Sendir..

Minggu, 27 Mei 2018 | 10:42

Ardie Komit Bangun Pesantren..

Jumat, 25 Mei 2018 | 10:50

Bahas Pilkada Serentak..

Jumat, 25 Mei 2018 | 10:16

Elektabilitas Jokowi di Mata Warga Jatim Ma..

Selasa, 22 Mei 2018 | 20:46