Pasangan Asyik Harus Dicoret dari Pilgub Jabar

Pilkada   Rabu, 16 Mei 2018 | 14:33 WIB | LAPORAN: Wahyu Sabda Kuncahyo

Pasangan Asyik Harus Dicoret dari Pilgub Jabar - Kantorberitapemilu.com

Pilkada/Net

KBPRI. KPU Jawa Barat dan Bawaslu harus menjatuhkan sanksi kepada pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) yang memancing kericuhan dalam debat pemilihan gubernur Jawa Barat, Senin lalu (14/5).

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi mengatakan, harus ada sanksi keras terhadap pasangan Asyik, sebab pemberian sanksi administratif yang ringan tidak menimbulkan efek jera.

Menurutnya, pasangan cagub yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut sudah offside saat menyatakan pernyataan penutup debat. Selain menyampaikan pernyataan di luar topik debat, secara etis juga melanggar.

"Sangat disayangkan seorang pensiunan jenderal bisa terbawa arus dan pola pemikiran seperti itu. Seperti jenderal yang kehilangan santunnya selama ini. Apa yang dilakukan pasangan Asyik ini akan berpengaruh besar di mata calon pemilih di Pilgub Jabar," jelas Ari kepada wartawan, Rabu (16/5).

Dia mengatakan, dengan tindakan tersebut, pasangan Asyik ibarat mengubur diri sendiri. Imej dan pola pandang masyarakat akan melihat kalau pasangan itu ternyata tidak asyik di mata calon pemilih.

"Selalu menafikan hasil kerja pemerintahan Jokowi, selalu negative thinking dan selalu nyinyir dengan kerja keras presiden yang benar-benar kerja tentu akan dipersepsikan calon pemilih sebagai pasangan yang sakit hati. Blunder besar dan harus siap-siap menjadi penonton di kontes pilgub Jabar," papar Ari.

Karena itu, dia berharap KPUD dan Bawaslu Jabar memberi sanksi tegas kepada pasangan Asyik. Tidak cukup menjatuhkan sanksi ringan administratif namun juga harus didiskualifikasi dari kepesertaan Pilgub Jabar 2018.

"Agar kejadian ini tidak terulang. Serta melihat pola sakit hati dan frustasi dari strategi kemenangan partai pengusungnya, layak Sudrajat-Syaikhu dicoret dari peserta Pilgub Jabar," tegas Ari. [wah]  


Komentar Pembaca