Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud Resmi Tersangka Kasus Suap

Hukum   Rabu, 16 Mei 2018 | 21:44 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud Resmi Tersangka Kasus Suap - Kantorberitapemilu.com

Dirwan Mahmud/Net

KBPRI. KPK secara resmi telah menetapkan Bupati Bengkulu Selatan (BS), Dirwan Mahmud sebagai tersangka. DIkutip dari RMOLBengkulu, Dirwan disangkakan telah menerima suap terkait proyek infrastruktur di Pemerintah Kabupaten BS.

"Setelah melakukan pemeriksaan lalu disimpulkan adanya tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji terkait pengerjaan infratruktur di Bengkulu Selatan. KPK tingkatkan status ke penyidikan dan menetapkan 4 tersangka," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/5).

Tiga orang lainnya juga berstatus tersangka diantaranya yaitu, istri Dirwan, Hendarti, Kepala Seksie Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan, Nursilawati, dan Juhari selaku pihak kontraktor.

Keempatnya resmi menjadi tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pekerjaan insfrastruktur tahun anggaran 2018. Mereka ditangkap melalui sebuah operasi, Rabu (15/5) malam.

KPK mengamankan tiga barang bukti yaitu berupa uang sebesar Rp 85 juta, bukti transfer uang sebesar Rp 15 juta dan dokumen terkait RUP (Rencana Umum Pengadaan) dengan skema penunjukan langsung.

Sebagai pihak penerima suap, Dirwan, Hendrati dan Nursilawati disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (a) atau (b) atau Pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dan Juhari sebagai pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf (a) atau huruf (b) atau Pasal 13 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001. [tsr]


Komentar Pembaca