Pilgub Sumatera Selatan 2018

Bawaslu Sumsel Kesulitan Berantas Pelanggaran Money Politic

Pilkada   Rabu, 16 Mei 2018 | 23:41 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Bawaslu Sumsel Kesulitan Berantas Pelanggaran Money Politic - Kantorberitapemilu.com

Politik uang/Net

KBPRI. Selama tahapan Pilkada Serentak 2018 di kawasan Sumatera Selatan (Sumsel) masih banyak terjadi pelanggaran. Baik Pilgub Sumsel maupun Pilwako Pagar Alam.

Namun, dari sekian banyak laporan tersebut tidak ada yang sampai ke penindakan. Karena hanya sebatas laporan tanpa mememuhi unsur laporan yang ditentukan.

"Laporan bisa ditindak apabila ada pelapor, yang terlapor, identitas lengkap pelapor serta dikuatkan oleh saksi dan barang bukti," jelas Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel Junaidi seperti diberitakan RMOLSumsel, Rabu (16/5).

Dari pelanggaran yang dilaporkan, salah satunya terkait persoalan money politic alias politik uang. Menurut mantan Anggota KPU Kota Pagar Alam itu, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat diminta cepat mengadu bila menemukan ada dugaan politik uang. Mengingat hal itu susah diberantas.

Sulitnya memberantas politik uang, lanjut Junaidi, dikarenakan sistem pemilu yang ada. Sistem Pemilu, terangnya, menetapkan bahwa laporan politik uang dapat diteruskan ke pengadilan bila memenuhi empat syarat penting. Yakni ada penerima, pemberi, saksi,  dan alat bukti. "Satu saja syarat tak ada, pengaduan tak dapat diproses," demikian Junaidi. [tsr]


Komentar Pembaca