Komisioner KPU Hanya Menjelaskan Status PKPI

Hukum   Kamis, 31 Mei 2018 | 22:28 WIB | LAPORAN: Wahyu Sabda Kuncahyo

Komisioner KPU Hanya Menjelaskan Status PKPI   - Kantorberitapemilu.com

KPU/Net

KBPRI. Penyidik Polda Metro Jaya memeriksa Komisioner Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asy'ari sebagai saksi terlapor dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).  

"Ada 25 pertanyaan tadi, utamanya tentang kapasitas saya memberikan keterangan atau penjelasan yang kemudian diliput media," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (31/5).

Menurut Hasyim, pernyataannya soal PKPI sudah menjadi putusan atau kebijakan KPU. Sehingga semuanya diketahui anggota KPU lain termasuk ketua.

Dia menjelaskan, dalam UU Pemilu, sudah menjadi kewajiban KPU menyampaikan segala informasi terkait perkembangan penyelenggaraan pemilu. Apalagi, konteksnya saat itu menjawab pertanyaan awak media.

"Saat ada pertanyaan seperti itu seorang pejabat publik, dalam hal ini KPU wajib hukumnya memberikan penjelasan atau informasi perkembangan itu," tutur Hasyim.

Sekjen PKPI Imam Anshori Saleh melaporkan Hasyim Asy'ari ke polisi Polda Metro Jaya pada 16 April lalu. Dalam laporannya, Hasyim diduga melakukan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Pernyataan Hasyim yang menjadi dasar laporan karena menyebut PKPI bisa gugur menjadi peserta Pemilu 2019 jika KPU melakukan upaya banding atau peninjauan kembali terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara. Di mana, dalam putusan PTUN, PKPI dinyatakan menang melawan KPU. [wah]


Komentar Pembaca