Gara-gara Anggaran Pohon Palsu, Anies-Sandi Jadi Korban Fitnah

Nasional   Sabtu, 02 Juni 2018 | 03:10 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Gara-gara Anggaran Pohon Palsu, Anies-Sandi Jadi Korban Fitnah - Kantorberitapemilu.com

Pohon plastik/Net

KBPRI. Pemberitaan terkait pohon palsu yang ditanam di wilayah jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat (Jakpus) menjadi sasaran empuk lawan politik Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno.

Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), ALi Lubis menilai, hal tersebut hanyalah tudingan fitnah terhadap Anies-Sandi.

"Saya melihat terkesan adanya dugaan fitnah dan hoax (berita bohong) terhadap Anies-Sandi selaku gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta," ungkap Ali kepada redaksi, Jumat (1/6) malam.

Salah satu fitnah yang dimaksud, kata Ali, terkait jumlah anggaran yang memakan biaya kurang lebih sebesar Rp 8,1 miliar. Sehingga, memicu ketidakenyamanan dan polemik berlarut terkait pohon palsu tersebut. Oleh karena itu, pihak Suku Dinas Perindustrian dan Energi (PE) Jakpus pun mencabut kembali pohon palsu yang sudah ditanam itu.

Menurut Ali, Kepala Sudin PE Jakpus Iswandi pun telah membantah secara tegas. Pasalnya, rencana penanaman pohon palsu tersebut justru sudah ada sejak lama. Bahkan, dana pengadaannya pun menggunakan anggaran APBD Pemprov DKI Jakarta tahun 2017. "Artinya clear, kalau anggarannya bukan pada era pemerintahan Anies-Sandi," tegasnya.

Untuk itu, Ali selaku salah satu pendukung Anies-Sandi pada Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu, mengimbau kepada siapapun agar berhati-hati dalam mengunggah suatu informasi. Khususnya, saat yang terkait dengan informasi hoax.

"Karena akan berakibat fitnah atau pencemaran nama baik. Akan ada konsekuensi hukum tentunya apabila menyebarkan hoax atau fitnah, yaitu Pasal 27 ayat 3 UU ITE dan Pasal 310 dan 311 KUHPidana," pungkasnya. [tsr]


Komentar Pembaca