Pemilu 2019

PKS Ingin Koalisi Umat Terbentuk Sebelum Pilkada Serentak

Pilpres   Kamis, 07 Juni 2018 | 02:57 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

PKS Ingin Koalisi Umat Terbentuk Sebelum Pilkada Serentak - Kantorberitapemilu.com

Mardani Ali Sera/Net

KBPRI. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera ikut menanggapi rencana pembentukan Koalisi Umat yang disarankan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Khususnya, terhadap PAN, Gerindra, PKS, dan PBB agar bergabung membentuk koalisi guna memenangkan Pilpres 2019. Mardani bahkan mengklaim pembahasan Koalisi Umat sudah sampai pada tahapan kedua dari tujuh tahapan yang harus dilalui.

"Sudah menyepakati item-item besarnya seperti platform dari koalisi ini. Jangan sampai yang terjadi kumpul-kumpul, tapi tidak ada isinya," ujar Mardani di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/6).

Meski begitu, inisiator gerakan #2019GantiPresiden itu menegaskan, pembentukan koalisi masih jauh dari final. Setidaknya, masih ada lima tahapan lagi yang harus dilalui. "Jadi, ini baru tahap dua. Kami lagi ngebut. Lagi mengejar sebelum tahapan Pilkada," katanya.

Menurut Mardani, Koalisi Umat harus terbentuk sebelum hajatan Pilkada Serentak 2018. Pasalnya, PKS dan partai lainnya ingin fokus memenangkan hajatan Pilkada Serentak.

"Kalau Pak Jokowi 'Ah nggak ngurusin Pilkada'. Kalau kami ngrususin Pilkada. Kalau (koalisi) diumumkan sebelum Pilkada, itu baik buat kami," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengatakan, Rizieq Shihab meminta agar merbentuk koalisi keumatan antara Gerindra, PKS, PAN, dan PBB.

‎Hal itu dia katakan setelah Rizieq bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan politikus senior PAN Amien Rais di Makkah, Arab Saudi. [tsr]


Komentar Pembaca