Mudik Lebaran 2018

Redistribusi Aktivitas Pemudik di Momen Lebaran Tembus Rp 90 triliun

Nasional   Jumat, 08 Juni 2018 | 17:45 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Redistribusi Aktivitas Pemudik di Momen Lebaran Tembus Rp 90 triliun - Kantorberitapemilu.com

Jalur mudik/Net

KBPRI. Momen hari raya Idul Fitri harus bisa menggerakkan ekonomi sektor riil di daerah-daerah yang menjadi tujuan pemudik. Pendapatan masyarakat yang biasanya terakumulasi di kota, bakal mengalir ke daerah-daerah.

Presidium Nasional KAHMI dan Founder KAHMIPreneur Kamrusammad menuturkan, dari data yang didapatkannya angka pemudik tahun kemarin mencapai 30 juta orang. Sehingga ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sebanyak 27 juta pemudik.

Dengan demikian, redistribusi pendapatan hasil aktivitas para pemudik pada momen Lebaran sekitar Rp 90 triliun. "Dana itu mengalir dari pembayaran zakat, transportasi, konsumsi, belanja dan yang lainnya," tuturnya dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (8/6).

Kamrussamad mengharapkan dalam mudik ada Proses transfer knowledge tentang jiwa entrepreneur kaum urban selama ini hidup dikota dengan kompetisi dalam menciptakan kemandirian ekonomi kepada keluarga di desa. Sehingga, terjadi redistribusi aset pendapatan dan redistribusi pengetahuan entrepreneur.

Selain itu, meningkatnya arus mudik dan adanya jaminan pelayanan optimal transportasi mudik dinilai bakal membawa perekonomian daerah akan membaik. Serta meningkatnya transaksi perdagangan di seluruh Tanah Air sejalan dengan bertambah besarnya peredaran uang.

Dia menambahkan, momentum mudik lebaran harus digunakan untuk pengembangan potensi riil. Pasalnya hal tersebut untuk menggerakkan perekonomian lokal.

Dia juga berharap kesadaran pemudik harus ditingkatkan untuk menumbuhkan investasi di daerah masing-masing melalui peningkatan investasi sebagian dana yang dibawa ke desa untuk kegiatan-kegiatan produktif di sektor UMKM, industri rumahan, peternakan. "Jadi sebenarnya momen mudik bisa dimanfaatkan untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi lokal," tegasnya.

Untuk itu, dirinya meminta pemerintah untuk bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam menjaga investasi lokal yang tentunya memanfaatkan ekonomi lebaran untuk mengembagkan ekonomi daerah.

Oleh karenanya, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik maka pemerintan diminta meningkatkan kualitas layanan sarana dan prasarana pendukung kegiatan ekonomi.

Seperti pasar, pertokoan, pujasera, jalan, perlu terus ditingkatkan peran serta kalangan swasta dalam mendukung penyelenggaraan berbagai event atau media promosi daerah. Sekaligus membantu penyebaran hingga ke berbagai pusat-pusat keramaian atau tempat-tempat wisata yang menjadi tujuan para pemudik. [tsr]


Komentar Pembaca