Penyelenggara Pemilu Jangan Terjebak Politik Primordial

Politik   Senin, 11 Juni 2018 | 00:05 WIB | LAPORAN: Wahyu Sabda Kuncahyo

Penyelenggara Pemilu Jangan Terjebak Politik Primordial - Kantorberitapemilu.com

Foto/Net

KBPRI. Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu diimbau tidak terjebak dalam politik primordial.

"KPU Bawaslu jangan terjebak dalam politik primordial yang menggunakan pendekatan kelompok keormasan dan kedaerahan," ujar Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini di Kantor Bawaslu, Jakarta, Minggu (10/6).

Dia mengatakan, hal itu bisa berdampak pada sempitnya peluang perempuan dalam keanggotaan lembaga penyelenggara pemilu.

"Saya yakin Bawaslu dengan pimpinan Pak Abhan sudah lama meninggalkan politik primordial itu," kata Titi.

Dia juga mengimbau agar tim seleksi keanggotaan KPU dan Bawaslu memiliki pemahaman baik soal afirmasi dan kesetaraan gender. Maka dari itu, dia menuntut komitmen dalam langkah tersebut.

"Bawaslu harus meningkatkan derajatnya dan berkomitmen dalam menjalankan perintah undang-undang soal 30 persen keterlibatan perempuan," tegas Titi. [wah]


Komentar Pembaca