Begini Cara Kerja Pengawal Kim Jong Un

Internasional   Rabu, 13 Juni 2018 | 06:13 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Begini Cara Kerja Pengawal Kim Jong Un - Kantorberitapemilu.com

Pengawal Kim Jong Un/Net

KBPRI. Pertemuan bersejarah antara Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi digelar, Selasa (12/6). Ada beberapa hal menarik perhatian khalayak internasional, salah satunya para pengawal Kim yang menimbulkan rasa penasaran.

Dunia melihat sekilas para pengawal Kim Jong Un saat mengawal iring-iringan mobilnya di Singapura. Namun mereka kemudian menjadi lebih dari sekedar tontonan. Mengingat, ketika datang ke Singapura mereka bertugas mengawal Kim.

Seorang Analis Michael Madden menjelaskan banyak mengenai para pria misterius tersebut. Ketika berada di Korut, para pengawal dekat Kim mengelilingi tiga garis yang berbeda sesuai formasi.

Ada versi modifikasi dari para pengawal yang ikut serta ke Singapura sehingga semua mata tertuju pada para lelaki yang berpakaian gelap tersebut.

Para pengawal yang berjalan di samping limousin Kim dan yang berjalan di dekat Kim adalah bagian dari pengawal yang disebut Central Party Office #6 atau secara resmi resmi dikenal sebagai Ajudan Kantor Utama seperti dilansir BBC, Senin, (11/6).

Mereka membentuk garis langsung di sekitar Kim dipilih atas perekrutan Tentara Rakyat Korea (KPA) yang memenuhi kewajiban militer mereka.

Guna menjadi pengawal Kim ada kriteria yang harus dipenuhi, yaitu tinggi mereka harus sama dengan kira-kira tinggi Kim, tidak boleh mengalami gangguan penglihatan.

Selain itu, mereka juga harus menunjukkan pencapaian tertentu atau bakat andalan dalam hal keterampilan seperti keahlian tembak dan seni bela diri. Lalu setelah mereka terpilih sesuai kualifikasi para calon pengawal akan diselidiki latar belakang keluarganya secara ketat.

Kebanyakan dari pengawal yang berhasil diterima dan bergabung menjadi bagian dari pengawal Ajudan Kantor Utama berasal dari keluarga Kim atau keluarga-keluarga elit Korut lainnya.

Setelah diterima menjadi pengawal, mereka harus menjalani pelatihan intensif dan dilatih dengan cara yang mirip dengan Pasukan Operasi Khusus KPA. [tsr]


Komentar Pembaca