PILGUB KALBAR 2018

Elektabilitas Karolin-Gidot Unggul Atas Midji-Norsan

Survei Pemilu   Kamis, 14 Juni 2018 | 12:26 WIB | LAPORAN: Hendry Ginting

Elektabilitas Karolin-Gidot Unggul Atas  Midji-Norsan - Kantorberitapemilu.com

Pasangan Karolin-Gidot/net

KBPRI. Hasil survei Cirus Surveyors Grup (CSG) elektabilitas pasangan Karolin Marget Natasa-Suryadman Gidot (Karolin-Gidot) unggul tipis dibanding pasangan Sitarmidji-Ria Norsan (Midji-Norsan) di Pilkada Kalimantan Barat 2018.

Hal itu sebagaimana disampaikan Direktur CSG, Kadek Dwita Apriani seperti diberitakan RMOLKalbar, Kamis {14/6).

Menurut Kadek, elektabilitas keduanya meningkat setelah debat publik cagub dan cawagub Kalbar digelar. Debat sendiri merupakan salah satu momentum penting dalam proses pilkada untuk mempengaruhi persepsi publik terhadap calon pemimpin Kalbar.

"Elektabilitas Karolin-Gidot dalam survei ini sebesar 45,3 persen. Selisih elektabilitasnya di kisaran 2,3 persen dengan Midji-Norsan yang memiliki angka elektabilitas 43 persen," kata Kadek.

Sedangkan jumlah pemilih yang memilih Milton Crosby-Boyman Harun (Milton-Boyman) hanya memperoleh elektabilitas sebanyak 6,13 persen. Sementara pemilh yang belum menentukan pilihan sebanyak 4.9 persen.

Selain itu, terdapat 10 persen pemilih yang masih mungkin mengubah pilihannya karena alasan program kandidat lain yang lebih menarik.

Menurut Kadek, terdapat beberapa temuan menarik lain dalam survei yang dilakukan pasca debat ini. Selain elektabilitas, sebanyak 86 persen responden telah mengetahui bahwa pemungutan suara akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Kedua, pemilih Kalbar yang menyaksikan debat kandidal sebanyak 22,2 persen dan 66 persen di antaranya mengaku dapat memahami isi debat tersebut. Ini merupakan kemajuan dibanding pilkada Kalbar sebelumnya.

"Selain itu survei ini juga merilis jika pasangan Karolin Gidot memperoleh penilaian yang lebih positif dari penonton debat kandidat, dibandingkan paslon lainnya," kata Kadek.

Survei ini diselenggarakan pada akhir bulan Mei 2017 dengan menggunakan metode Multi Stage Random Sampling. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1000 responden yang tersebar secara proporsional di 14 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Barat.

Adapun tingkat margin of error (MOE) dalam survei ini sebesar 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.[dry]


Komentar Pembaca