Pilgub Jawa Tengah 2018

Survei: 54,9 Persen Percaya Ganjar Terlibat Kasus KTP-el

Pilkada   Kamis, 14 Juni 2018 | 21:46 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Survei: 54,9 Persen Percaya Ganjar Terlibat Kasus KTP-el - Kantorberitapemilu.com

Ganjar Pranowo/Net

KBPRI. Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wagub Ganjar Pranowo-Taj Yasin diprediksi kalah di Pilgub Jawa Tengah (Jateng). Prediksi tersebut mengacu pada hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) tanggal 28 Mei hingga 4 Juni 2018 lalu.

Direktur Eksekutif IDM, Fahmi Hafel mengatakan, salah satu faktor kekalahan paslon tersebut disebabkan kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik (KTP-el) yang menyeret nama Gubernur petahana, Ganjar Pranowo. Khususnya, saat Ganjar masih menjadi Anggota Komisi II DPR RI lalu.

"Sebanyak 54,9 persen responden percaya Ganjar Pranowo terlibat dalam kasus e-KTP, sedangkan 41,8 persen responden mengatakan Ganjar Pranowo tidak terlibat. Sedangkan sisanya 3,3 persen responden tidak menjawab," katanya dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Kamis (14/6).

Imbasnya, hal tersebut akan mempengaruhi tingkat keterpilihan alias elektabilitas dari pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin.

Terbukti, saat para responden diberikan pertanyaan secara spontan terkait siapakah yang akan mereka pilih jika Pilgub digelar hari ini? Hasilnya 47,3 persen lebih memilih pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah.

"Sedangkan sebanyak 40,9 persen persen memilih pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin dan sebanyak 11,8 persen persen tidak menjawab," imbuhnya.

Pertanyaan yang sama pun diajukan kepada para responden secara tertutup dengan menggunakan kertas kuisioner dan alat bantu simulasi Kartu Suara.

Hasilnya pun kata Fahmi lagi-lagi pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah unggul dengan 54,6 persen, sedangkan Ganjar Pranowo -Taj Yasin dipilih sebanyak 42,8 persen. Adapun responden yang belum mau memilih adalah sebanyak 2.6 persen.

Salah satu penyebab tingginya tingkat elektabilitas pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah adalah karena 78,2 persen responden yang berlatar belakang Nahdliyin selama ini getol memerangi korupsi. Mereka percaya kalau Ida Fauziah sebagai perwakilan dari Nahdatul Ulama (NU) akan menjadikan pemerintahan Jateng bersih dari praktek dugaan korupsi.

Perlu diketahui, survei IDM ini melibatkan 2.002 responden. Ribuan warga Jawa Tengah yang tersebar secara proporsional di 35 Kota/ Kabupaten sesuai sebaran Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada 2018 yang berjumlah 27.068.125 pemilih ini dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. "Adapun tingkat kepercayaan survei sebesar 98 persen dan margin of error kurang lebih 2,6 persen," demikian Fahmi. [tsr]


Komentar Pembaca

Janji Khofifah ke Muslimat NU: Jadi Ibu Unt..

Kamis, 21 Juni 2018 | 23:47

Listrik Padam Saat Debat Paslon, Pengamat: ..

Kamis, 21 Juni 2018 | 22:24

Debat Diharapkan Tidak Ricuh ..

Kamis, 21 Juni 2018 | 12:20

Iwan Bule Punya Niat bangun Bangun Jabar..

Kamis, 21 Juni 2018 | 12:15

Rindu Siap Hadapi Debat Pamungkas..

Kamis, 21 Juni 2018 | 12:06

Masih Belum Jelas Siapa Pengisi Jabatan Wak..

Kamis, 21 Juni 2018 | 10:44