PDIP Nilai Wacana Poros Mekkah dan Beijing Menyesatkan

Politik   Minggu, 17 Juni 2018 | 16:52 WIB | LAPORAN: Wahyu Sabda Kuncahyo

PDIP Nilai Wacana Poros Mekkah dan Beijing Menyesatkan - Kantorberitapemilu.com

PDIP/Net

KBPRI. PDI Perjuangan melihat wacana penggunaan poros Mekkah dan poros Beijing di Pilpres 2019 sebagai ide yang menyesatkan.

"Misleading, menyesatkan. Penggunaan diksi dan narasi untuk mengecoh rakyat," kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno kepada wartawan, Minggu (17/6).

Untuk itu, dia mengimbau agar penggunaan istilah yang bisa menyesatkan dan mengecoh rakyat dihentikan.

"Sudahlah jangan menghabiskan energi hanya untuk membuat kemasan ilusif yang terkesan elok, padahal yang dijual isinya itu-itu saja," pinta Hendrawan.

Poros Mekkah dan Beijing sebelumnya menjadi pembahasan Sekjen Sekretariat Bersama Indonesia M. Idrus saat bertemu Imam Besar FPI Rizieq Shihab di Arab Saudi.

Dia menjelaskan, Pilpres 2019 hanya ada dua kekuatan yang bertarung, di mana tetap konsisten mengusung agenda umat dengan tidak mengkriminalisasi agama dan ulama yang dipresentasikan dengan poros Mekkah. Sedangkan poros Beijing di mana rezim pemerintahan Joko Widodo saat ini yang lebih dekat dengan kebijakan Presiden Tiongkok Xi Jinping, ditambah serbuan tenaga kerja Tiongkok serta meningkatnya utang negara lebih Rp 5000 triliun yang sebagian besar dari Negeri Tirai Bambu. [wah] 


Komentar Pembaca