DPT Tidak Jelas, Pilgub Jateng Harus Ditunda

Pilkada   Senin, 18 Juni 2018 | 21:30 WIB

DPT Tidak Jelas, Pilgub Jateng Harus Ditunda - Kantorberitapemilu.com

Pilkada/Net

KBPRI. Perbaikan daftar pemilih tetap (DPT) di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah masih bermasalah. Jika dipaksakan akan menciderai proses pilkada itu sendiri.

Abdul Wahid selaku ketua Tim Pemenangan Sudirman Said-Ida Fauziah menjelaskan, hingga kini penyelesaian 3.714.209 DPT yang telah dilaporkan ke KPU belum ada kejelasan.

"Sampai sekarang kami masih menunggu jawaban dari KPU Jateng. Padahal sudah kita laporkan jauh-jauh hari tapi belum ada tanda-tanda jawaban DPT bermasalah itu," katanya di Joglo Aspirasi, Margoyoso, Jepara, Senin (18/6).

Total potensi DPT Pilkada Jateng bermasalah yang dilaporkan Tim Pemenangan Sudirman-Ida sebanyak 3.714.209. Angka itu merupakan sampel temuan di 11 daerah dari 35 kabupaten/kota.

DPT bermasalah terdiri dari pemilih ganda, pemilih meninggal dunia, dan potensi pemilih invalid. Termasuk dugaan kloning data pemilih dari temuan KTP-el yang tercecer di Bogor.

Oleh karena itu, Abdul Wahid mendesak KPU Jateng serius menangani persoalan DPT bermasalah tersebut. Jika sampai 25 Juni tidak ada muncul DPT yang valid maka pihaknya mendesak agar Pilgub Jateng ditunda.

"Deadline kita dua hari sebelum hari H harus ada penyempurnaan data DPT yang benar-benar valid, kalau tidak Pilkada Jateng wajib ditunda. Kita ingin pilkada yang demokratis, berintegritas dan berkualitas," jelasnya.

Dia menambahkan, penundaan Pilgub Jateng jika data pemilih tak valid sangat mungkin dilakukan. Sebab, hal itu terkait dengan hak pilih warga yang memang berdaulat untuk memilih calon pemimpin.

"Hal ini juga disetujui oleh Bawaslu Jateng saat Tim Pemenangan Sudirman-Ida melaporkan data DPT bermasalah," imbuh Abdul Wahid yang juga ketua DPD Partai Gerindra Jateng, seperti diberitakan RMOLJateng. [wah]


Komentar Pembaca