PILKADA SERENTAK 2018

Iwan Bule Jadi Penjabat Gubernur Jabar, Polri Diyakini Netral

Pilkada   Selasa, 19 Juni 2018 | 10:46 WIB | LAPORAN: Hendry Ginting

Iwan Bule Jadi Penjabat Gubernur Jabar, Polri Diyakini Netral - Kantorberitapemilu.com

Komjen Pol Iriawan/net

KBPRI. Penunjukan Komjen Pol Iriawan sebagai penjabat Gubernur Jawa Barat memicu spekulasi negatif terkait netralitas korps baju coklat pada Pilkada Jawa Barat serta Pilkada yang digelar di ratusan daerah di Indonesia.

Untuk itu, politisi Muda Partai Golkar Khalid Zabidi mengingatkan agar Polri tetap bersikap netral meski perwira tinggi korps Bhayangkara menjadi penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat.

"Tapi saya yakin Polri netral," katanya seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (19/6).

Menurutnya, setiap anggota Polri pastinya memegang teguh 13 poin peraturan Kapolri terkait Pilkada, pemilu dan pilpres dan UU Nomor 2/2002 Tentang Kepolisian.

Khalid menilai, polemik konsekuensi politik dan hukum yang berkembang di masyarakat akibat dari pengangkatan Pj Gubernur Jawa Barat dari unsur Polri sepenuhnya merupakan tanggung jawab Mendagri dan Kemendragri.

"Jadi kita serahkan ke mekanisme dan peraturan yang ada," ujarnya..

Lebih lanjut, Khalid menghimbau kepada Kapolda Jabar dan jajarannya harus tetap menjaga kondusifitas dan netralitas dalam mempersiapkan penyelenggaraan pilkada Jabar pada 27 Juni 2018. Jangan sampai kepercayaan masyarakat luntur lantaran, polisi ikut berperan menjalankan misi pemenangan calon pasangan tertentu.

"Saya mempunyai keyakinan bahwa Polri akan bersikap dan harus bersikap netral dan tunduk terhadap peraturan dan UU terkait dilantiknya Muhammad Iriuawan atau Iwan Bule dari unsur Polri menjadi plt Gubernur Jabar," ujarnya.[dry]


Komentar Pembaca