Pilgub Sulawesi Selatan 2018

Legenda PSM Luciano Leandro Dukung Nurdin Halid, Apa Alasannya?

Pilkada   Rabu, 20 Juni 2018 | 23:02 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Legenda PSM Luciano Leandro Dukung Nurdin Halid, Apa Alasannya? - Kantorberitapemilu.com

Luciano Leandro/Net

KBPRI. Legenda PSM Makassar, Luciano Leandro mendukung Nurdin Halid (NH) yang bertarung di Pilgub Sulawesi Selatan (Sulsel). Luciano berharap Nurdin dapat memberikan perubahan di Sulsel.

Menurutnya di era kepemimpinan Nurdin sewaktu masih menjadi manager PSM Makassar, skuad berjuluk Juku Eja tersebut sempat meraih masa keemasan. Kala itu, Pasukan Ramang tidak hanya menjuarai liga Indonesia, tapi juga mampu melangkah jauh pada Liga Champions Asia.

Menurutnya, keberhasilan pasangan dari calon gubernur Sulsel, nomor urut 1, Aziz Qahhar Mudzakkar itu dalam menakhodai PSM Makassar tidak lepas dari komitmen dan pengabdian untuk selalu memberikan yang terbaik.

NH senantiasa bekerja cerdas dan sepenuh hati karena memiliki cinta yang besar kepada PSM Makassar. Cinta NH kepada Pasukan Ramang tidak pernah luntur hingga detik ini. "Pak Nurdin Halid merupakan sosok yang cerdas dan memiliki visi besar. Beliau juga memiliki cinta yang sangat besar kepada PSM Makassar," ucap Luciano Leandro di Makassar, Rabu (20/6).

Luciano Leandro yang merupakan mantan pemain Juku Eja era 1997-2000 sebelumnya akhirnya hengkang ke klub Ibu Kota, Persija Jakarta dan terakhir menjadi pelatih PSM Makassar 2014.
Luci, sapaan akrabnya diketahui sempat merasakan tangan dingin NH. Semasa Luciano Leandro bermain sebagai playmaker PSM Makassar, NH merupakan orang yang selalu memberikan support kepadanya maupun keluarganya.

Kepedulian besar NH itu membuat Luciano Leandro dan kawan-kawan bisa bermain maksimal dan akhirnya berprestasi. "Pak Nurdin Halid merupakan sosok yang sangat baik, sangat peduli. Saya sangat berterimakasih kepada beliau, begitu pula dengan keluarga saya. Terimakasih Pak Nurdin Halid," ujar dia.

Kini, selepas kepemimpinan NH, silih berganti kepemimpinan, PSM Makassar belum mampu mengulang prestasi menggapai mahkota juara liga Indonesia. Sejarah mencatat NH merupakan jaminan prestasi PSM. Bukan hanya merajai sepak bola nasional, Pasukan Ramang kala itu sejajar dengan Macan Asia. Bima Sakti dan kawan-kawan merengkuh gelar juara Ho Chi Minh City di Vietnam.

Tidak kalah prestisius, PSM menembus perempat-final Liga Champions Asia, sebelum takluk dari Shandong Luneng (Tiongkok), Suwon Samsung Bluewings (Korea Selatan) dan Jubilo Iwata (Jepang). [tsr]


Komentar Pembaca