Pilgub Sumatera Selatan 2018

Listrik Padam Saat Debat Paslon, Pengamat: Panitia Tidak Maksimal

Pilkada   Kamis, 21 Juni 2018 | 22:24 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Listrik Padam Saat Debat Paslon, Pengamat: Panitia Tidak Maksimal - Kantorberitapemilu.com

Pasangan calon di Pilgub Sumatera Selatan/Net

KBPRI. Debat Pilgub Sumatera Selatan (Sumsel) di Hotel Wyngham Palembang mengalami insiden. Dimana setelah Paslon nomor urut 1 HD-MY mengajukan pertanyaan ke Paslon nomor urut 4 Dodi-Giri tiba tiba mati lampu. Spontan saja acara langsung di hentikan senejak oleh moderator atau pembawa acara, Kamis (21/6).

"Mohon tenang bapak,Ibu dan tamu undangan, acara akan segera dilaksanakan setelah pihak bersangkutan membenarkan genset," ujar moderator Tysa Novenny mencoba menenangkan audiens yang hadir.

Meski telah diselingi iklan pada tayangan acara dan listrik sempat menyala kembali. Namun, para pendukung masing-masing paslon kembali berteriak akibat listrik mati lagi. "Mohon maaf karena ada sedikit kesalahan teknis," kata moderator.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik asal Universitas Sriwijaya, Bagindo Togar menilai pihak penyelenggara tidak maksimal. Bahkan terkesan memaksakan lokasi yang diketahui merupakan hotel baru di Palembang.

"Lagi seru nonton bareng ini, meski tidak hadir langsung tapi cukup mengecewakanlah," kata Bagindo Togar yang sengaja menggelar nonton bareng di Stamp Cafe sebilangan daerah Arivai Palembang itu.

"Apa pertimbangan pihak penyelenggara mengambil lokasi Hotel itu, harus dipertanyakan," tambah Bagindo.

Untuk diketahui, debat Pilgub Sumsel menghadirkan empat Paslon. Yakni nomor urut 1 pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya, nomor urut 2 Aswari-Irwansyah, nomor urut 3 Ishak Mekki-Yudha Pratomo dan Paslon nomor urut 4 Dodi-Giri. [tsr]


Komentar Pembaca