Najib Razak Ungkap Asal-Usul Uang Tunai, Tas Mewah, Perhiasan Yang Disita Negara

Internasional   Kamis, 21 Juni 2018 | 22:48 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Najib Razak Ungkap Asal-Usul Uang Tunai, Tas Mewah, Perhiasan Yang Disita Negara - Kantorberitapemilu.com

Najib Razak/Net

KBPRI. Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak mengaku tidak tahu apa-apa mengenai uang dari dana negara yang muncul di akun pribadinya. Ia pun enggan disalahkan atas skandal 1MDB multi miliar dolar tersebut.

Meski demikian, Najib memiliki penjelasan untuk sejumlah besar uang tunai, tas tangan mewah, dan perhiasan yang baru-baru ini disita dari rumahnya oleh pihak berwenang Malaysia.

Dalam wawancara pertamanya setelah kalah dalam pemilihan umum 9 Mei lalu, Najib mengatakan, penasehatnya dan manajemen serta dewan 1MDB salah menuduhnya melakukan penggelapan dana.

Politisi berusia 64 tahun itu kalah dalam pemilihan setelah satu dekade berkuasa akibat skandal 1MDB. Jaksa Agung Amerika Serikat Jeff Sessions menggambarkan era kekuasaannya sebagai kleptokrasi yang paling buruk, seperti dilansir Channel News Asia pada Rabu, (20/6).

Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan, pihak berwenang memiliki kasus Najib dengan tuduhan penggelapan, penyalahgunaan, dan penyuapan terkait dengan 1MDB, Selasa, (19/6).

Dalam beberapa komentarnya, Najib mengatakan, ia tak mengetahui apakah dana ratusan juta dolar yang berada di rekening pribadinya berasal dari 1MDB. Namun sayangnya uang dari dana tersebut akhirnya digunakan untuk memperoleh aset secara global, termasuk yacht, lukisan, permata, real estat mewah.

Najib masih melakukan pembelaan diri atas bukti-bukti terkait keterlibatan dirinya tersebut. "Saya bukan pemilik yacht dan lukisan-lukisan. Saya tidak pernah melihat lukisan itu sama sekali," katanya. [tsr]


Komentar Pembaca