Banyak Masalah di Israel, Bulgaria Ikuti AS Buka Konsulat di Yerusalem

Internasional   Senin, 25 Juni 2018 | 19:26 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Banyak Masalah di Israel, Bulgaria Ikuti AS Buka Konsulat di Yerusalem - Kantorberitapemilu.com

Benjamin Netanyahu/Net

KBPRI. Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borissov memutuskan membuka Konsulat Bulgaria do Yerusalem untuk melayani kepentingan Bulgaria di seluruh Israel.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu saat ia melakukan pertemuan kabinet mingguan di kantornya. Seperti dilansir The Times of Israel, Senin (25/6), setelah AS merelokasi kedutaannya ke Yerusalem pada Mei lalu, Israel telah mendesak negara-negara lain untuk mengikutinya. "Perdana Menteri Bulgaria memutuskan membuka konsulat kehormatan di sini, di Yerusalem," kata Netanyahu.

Menurut Netanyahu, Konsulat Bulgaria ini tidak hanya mengurus masalah-masalah Bulgaria di Yerusalem. Namun juga masalah-masalah Bulgaria di seluruh Israel.

Awal bulan ini, Borisov bertemu dengan Netanyahu di Yerusalem. Ia menyatakan paham atas keinginan Israel agar dapat diakui dalam komunitas internasional.

Namun Borisov menyatakan tidak akan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem sampai perjanjian damai Israel-Palestina ditandatangani. Ia mengaku hanya akan memindahkan konsulatnya saja.

Diketahui, Presiden AS Donald Trump membalikkan kebijakan yang telah ada puluhan tahun lalu dengan mengumumkan dan mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memindahkan kedutaan AS di sana pada Desember 2017. Atas keputusannya itu, ia membuat marah orang-orang Palestina yang menganggap Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina di masa depan. [tsr]


Komentar Pembaca