Pilkada Serentak 2018

Bantah Tudingan Polisi Tak Netral, Kapolda Sumut: Kan Ada Wasit!

Pilkada   Rabu, 27 Juni 2018 | 05:38 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Bantah Tudingan Polisi Tak Netral, Kapolda Sumut: Kan Ada Wasit<i>!</i> - Kantorberitapemilu.com

Pilkada serentak 2018/Net

KBPRI. Laporan ketidaknetralan anggota kepolisian menjelang pelaksanaan Pilkada 2018, dibantah Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Paulus Waterpauw.

Menurut mantan Wakabaintelkam Polri itu, urusan ketidaknetralan telah ditangani oleh pihak berwenang. Yaitu pengawan pemilu.

"Kan ada wasit. Nanti kan urusannya dengan wasit, pengawas. Jadi kalau ada pihak yang menganggap kami di kepolisian tidak netral, ya laporkan saja," tegas Paulus usai apel pasukan di Lapangan Merdeka, Medan, Selasa (26/6) malam.

Salah satu isu ketidaknetralan anggota Polri juga muncul di wilayah tugas Poldasu. Yaitu di Tapanuli Utara. Bahkan, warga sempat melakukan demonstrasi menuntut Kapolres setempat mengundurkan diri, 22 Juni 2018 lalu.

Pasalnya, Kapolres dinilai tidak konsisten dan tidak mampu menjaga netralitas kepolisian pada Pilkada 2018 di daerahnya.

Paulus sendiri ikut menyoroti perihal tersebut. Termasuk melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi jika terbukti bersalah.

"Investigasi? Otomatis. Saat ini, kita sedang kumpulkan bukti-bukti. Jika terbukti bersalah, itu sanksinya berat. Demosi.
Kapolri sudah bolak-balik (mengingatkan)," pungkas polisi yang berlatar belakang intelijen itu.

Seperti diketahui, Pilkada serentak di Sumut akan melaksanakan satu Pemilihan Gubernur (Pilgub), satu pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) dan tujuh pemilihan Bupati (Pilbup).

Yaitu, Pilwalkot Padangsidempuan, Pilbup Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Dairi, Deli Serdang, Tapanuli Utara, Langkat dan Batubara. [tsr]


Komentar Pembaca