Pilgub Sumatera Utara 2018

Amankan Pilgubsu, Kapolda: Ngga Perlu Pakai Cara

Pilkada   Kamis, 28 Juni 2018 | 18:16 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Amankan Pilgubsu, Kapolda: Ngga Perlu Pakai Cara  - Kantorberitapemilu.com

Paulus Waterpauw/KBPRI

KBPRI. Irjen Paulus Waterpauw berkisah tentang karirnya sebagai Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang akan memasuki satu tahun, 2 Juli mendatang. Menurut Paulus, pola kerja di Sumut lebih melelahkan daripada tugas sebelumnya sebagai Kapolda Papua.

"Pas tanggal 2 (Juli) besok itu pas 1 tahun hijrah dari (Polda) Papua. Jadi keadaan Sumut agak spesifik berkaitan dengan situasi masyarakatnya dan kebhinekaan. Memang capek, di sini (Sumut) wara-wiri sana-sini," ungkap Paulus kepada wartawan di kantornya, Kamis (28/6).

Paulus juga mengaku ada banyak persoalan kedaerahan yang dialami selama awal-awal tugasnya. Ia pun kaget saat mengetahui ada anak buahnya yang masih menerapkan pola lama di Sumut.

"Di sini sangat bhinneka dan sangat baik, tapi ada banyak persoalan. Saya selalu ingatkan ke anak buah, Ngga perlu pakai cara 'Ini Medan, Bung!' Ini ngga bisa," tegas teman satu angkatan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Akpol 1987 itu.

Menyikapi hal tersebut, Paulus pun melakukan tindakan tegas dengan memecat anggota yang masih berlaku konevnsional dan kedaerahan. "Sekarang bagaimana kita mengawasi dan mengendalikan. Masih ada satu dua (anggota membandel). Saya masuk ke sini (Sumut) sudah 17 yang kita pecat. Termasuk Polwan. Internal kita bereskan, eksternal mengikuti," terangnya.

Begitu juga dengan situasi keamanan selama Pilkada Gubernur Sumut (Pigubsu) kemarin. Namun, hal itu dapat diatasi dengan sinergitas Polri, TNI dan masyarakat setempat.

"Kalau di sini Pilkada mungkin kerjaan kita bersama. Polarisasi pergerakan massa yang sedikit berubah. Tapi ini perlu ada kajian juga. Kalau kita berpedoman pada kehidupan berbangsa ini rentan, ini perlu dilihat sama-sama. Kami dari kepolisan, TNI, bergerak sesuai tugas pokok dan fungsi," papar mantan Kapolda Papua tersebut.

Sebelumnya, lanjut Paulus, seluruh tempat Pemungutan Suara (TPS) di sudah mendapat pengawalan pihak aparat keamanan demi kelancaran Pilkada di Sumut. Paulus juga berjanji akan tetap memberi pengawalan hingga tahapan Pilkada berakhir.

"Aman-aman saja sejauh ini. Sekarang masih proses perhitungan. Kita akan perketat pengawasan," jamin mantan Wakabaintelkam Polri itu.

Menurut Paulus, sinergitas itu mengawali segalanya. Termasuk melibatkan semua pihak secara maksimal. "Artinya, membantu rasa ketenangan daripada pemilih sendiri," demikian Paulus. [tsr]


Komentar Pembaca