Pemilu 2019

Politik Identitas dan Persoalan Ekonomi Masih Jadi Resistensi Jokowi di Pilpres 2019

Pilpres   Jumat, 27 Juli 2018 | 07:44 WIB | LAPORAN: Tangguh Sipria Riang

Politik Identitas dan Persoalan Ekonomi Masih Jadi Resistensi Jokowi di Pilpres 2019 - Kantorberitapemilu.com

Joko Widodo/Net

KBPRI. Politik identitas, terkait persoalan agama, masih akan menjadi salah satu kendala yang akan dihadapi Joko Widodo (Jokowi). Dengan catatan, politisi kebanggan PDIP itu resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon presiden (bacapres) petahana di Pilpres 2019.

 
"Untuk identitas keagamaan, secara umum kita lihat Jokowi hari ini sangat kecil elektabilitasnya kepada orang-orang Islam yang tergabung dalam politik," kata Direktur Riset Median, Sudarto Sudarto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/7).

Sudarto juga mengungkapkan, selain persoalan politik identitas, Jokowi dihadapkan dengan persoalan ekonomi di masyarakat. Persoalan tersebut berimbas pada elektabilitas mantan Gubernur DKI itu. "Hal itu menjadi penyebab elektabilitas Jokowi yang belum mencapai 50 persen di beberapa lembaga survei," paparnya.

Menurut Sudarto, salah satu sosok yang cocok mendampingi Jokowi jika mendaftar sebagai Bacapres adalah Ketum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Pertimbangannya, tren suara PKB menjelang Pilpres 2019 masih relatif stabil. Hal tersebut membuat salah satu keuntungan Jokowi jika memilih Cak Imin sebagai cawapresnya.

"Hal ini kenapa Cak Imin menjadi penting bagi Pak Jokowi, karena PKB partai Islam terbesar. Cak Imin bisa menjembati kepentingan Jokowi dengan kubu Islam khususnya di Islam politik," demikian Sudarto. [tsr]


Komentar Pembaca